Masih banyak orang bertanya tentang perbedaan lada dan merica, terutama saat memasak atau membaca resep. Kedua istilah ini sering dianggap sama, padahal dalam praktik kuliner dan perdagangan, terdapat perbedaan penyebutan, karakter rasa, hingga penggunaannya. Memahami perbedaan nya sangat penting agar bumbu yang digunakan benar-benar sesuai dengan cita rasa masakan yang diinginkan.
Penggunaan Lada dan Merica di Dapur
Dalam pengalaman memasak sehari-hari, istilah lada dan merica sering digunakan secara bergantian. Di pasar tradisional, penjual biasanya menyebut “merica”, sedangkan di buku resep atau kemasan produk modern lebih sering tertulis “lada”. Meski begitu, keduanya sama-sama berperan penting sebagai bumbu utama yang memberi sensasi pedas hangat dan memperkuat rasa masakan, baik masakan Nusantara maupun internasional.
Menurut Wikipedia, lada merupakan salah satu rempah tertua dan paling berharga di dunia, bahkan pernah menjadi komoditas utama perdagangan internasional. Dalam literatur kuliner internasional, istilah “pepper” mencakup lada hitam, putih, dan hijau, sementara perbedaan istilah di Indonesia lebih dipengaruhi oleh kebiasaan bahasa dan budaya lokal.
Penjelasan Ilmiah Perbedaan Lada dan Merica
Secara keilmuan, perbedaan lada dan merica bukan terletak pada tanamannya, melainkan pada istilah dan bentuk pengolahannya. Lada dan merica berasal dari tanaman yang sama, yaitu Piper nigrum. Perbedaannya lebih bersifat:
- Bahasa dan kebiasaan penyebutan
- Jenis olahan biji lada
- Karakter rasa dan aroma
Lada
Istilah “lada” lebih umum digunakan dalam bahasa Indonesia baku dan konteks perdagangan rempah. Lada bisa merujuk pada lada hitam, lada putih, atau lada hijau, tergantung proses panennya.
Merica
Merica adalah istilah yang lebih populer di masyarakat sehari-hari. Dalam praktiknya, merica biasanya merujuk pada lada putih yang sudah dikeringkan dan digiling halus.
Jenis-Jenis Lada dalam Masakan
Untuk memahami perbedaan lada dan merica secara utuh, penting mengenal jenis lada berdasarkan proses pengolahannya.
Lada Hitam
- Dipanen saat buah belum matang sempurna
- Dikeringkan bersama kulitnya
- Rasa pedas tajam dan aroma kuat
- Cocok untuk daging, sup, dan masakan Barat
Lada Putih
- Dipanen saat buah matang
- Kulit luar dihilangkan sebelum dikeringkan
- Rasa pedas lebih halus dan aroma ringan
- Banyak digunakan dalam masakan Asia dan Nusantara
Lada Hijau
- Dipanen saat masih muda
- Biasanya diawetkan atau dikeringkan khusus
- Rasa segar dan tidak terlalu pedas
- Cocok untuk saus dan masakan modern
Rekomendasi Produk Lada Organik dari Bamboe
Untuk mendapatkan kualitas rasa terbaik, pemilihan produk lada juga sangat penting. Produk Lada Organik Bamboe diproses dengan standar tinggi sehingga aroma dan rasa alaminya terjaga.
- Organic Black Pepper Bamboe : Cocok untuk masakan daging, saus, dan tumisan
- Organic White Pepper Bamboe : Ideal untuk sup, bakso, dan masakan berkuah
Kesimpulan
Secara botanikal, lada dan merica berasal dari tanaman yang sama, namun perbedaan lada dan merica terletak pada istilah, proses pengolahan, dan karakter rasa. Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat memilih bumbu yang lebih tepat untuk setiap jenis masakan. Gunakan lada berkualitas agar cita rasa masakan lebih konsisten dan terpercaya.
Baca juga : Perbedaan Bumbu Bali dan Balado yang Wajib Diketahui
FAQ Seputar Perbedaan Lada dan Merica
1. Apakah lada dan merica itu sama?
Ya, berasal dari tanaman yang sama, tetapi berbeda istilah dan pengolahan.
2. Mana yang lebih pedas, lada hitam atau merica putih?
Lada hitam cenderung lebih tajam aromanya, sedangkan merica putih lebih halus pedasnya.
3. Mengapa masakan tertentu memakai merica putih?
Agar rasa pedas tetap ada tanpa mengubah warna masakan.
4. Apakah lada termasuk rempah asli Indonesia?
Ya, Indonesia adalah salah satu penghasil lada terbesar dunia.
5. Apakah lada organik lebih baik?
Lada organik umumnya lebih murni dan aromanya lebih alami.
Artikel diatas adalah artikel SEO dan ditulis oleh penulis lepas sebagai sumber informasi umum. PT Bamboe Indonesia tidak memberikan jaminan atas keakuratan, kecukupan, atau keandalan informasi yang terkandung dalam artikel ini. Bila ada informasi yang tidak tepat mohon memberikan info ke : GRADIN Digital Agency

Hubungi Kami :
Bamboe Indonesia
Jl.Kedondong no.23, Surabaya.
60262 Jawa Timur – Indonesia
P: +62 31 3715247 , +62 31 3715743
E: [email protected]